Thursday, 01 October, 2020

5 Tips Berhenti Mencemaskan Keuangan



Ajaib.co.id – Kecemasan terhadap keuangan atau finansial sangat umum terjadi. Survei mengatakan hampir 25% dari orang dewasa menderita masalah kesehatan mental karena terlalu mencemaskan keuangan mereka. Survei lain menyebutkan tiga dari 5 orang dewasa mengaku cemas dengan masalah finansial mereka, 35% mengeluh karena kecemasan tersebut menjadi beban pikiran di kehidupan sehari-hari, dan faktanya 32% dari mereka memikirkan bahkan di malam hari sekalipun.

Namun, akan selalu cara solusi untuk setiap masalah dihadapi, seberat apapun itu. Termasuk untuk berhenti mencemaskan keuangan. Membayar utang kartu kredit, membayar cicilan KPR, membayar biaya pendidikan selagi harus tetap menabung dan investasi memang hal yang sulit untuk dilakukan. Berikut tips-tips untuk mengelola rasa khawatir karena finansial untuk perencanaan keuangan dan kesehatan mental yang lebih baik yang dilansir dari cnbc.com.

Mulai Menabung

Tips ini mungkin terdengar cukup jelas,
terlebih jika kamu sudah memasuki usia produktif bekerja. Namun faktanya, tidak
banyak individu yang mengimplementasikan nasihat sederhana tersebut di dunia
nyata. Bayangan mereka tentang menabung adalah harus dengan nominal uang yang
besar, tapi kita tahu kalau menabung bukanlah tentang nominal, tapi komitmen
pada diri sendiri.

Menabung mulai nominal kecil memang tidak
terasa dalam jangka pendek, tapi jika kamu menabung dengan nominal yang kecil
selama 10 tahun, uang tersebut bisa sangat bermanfaat untuk membantu kondisi
finansial kamu, misalnya membayar pengeluaran tak terduga atau disimpan sebagai
dana darurat. Menabung dapat membantu kondisi keuangan jangka panjang.

Vishal Jain selaku CEO platform financial
FairQuid mengatakan untuk memulai menabung, pertimbangkan membuat rekening
terpisah dari rekening utama untuk pengeluaran operasional. Agar rekening
tersebut tidak diutak-atik, pastikan untuk membuat rekening tersebut sulit
untuk diakses atau dananya dicairkan, kecuali jika ada kebutuhan darurat,
misalnya dengan cara memotong kartu fisik rekening tersebut.

Kamu juga bisa mengajak rekan kerja untuk
membuat klub menabung setiap harinya, agar proses menabung menjadi
menyenangkan. Atur objektif dari klub ini dan yang berhasil mencapainya lebih
awal mendapatkan reward. Misalnya, jumlah tabungan paling banyak di akhir bulan
atau siapa yang lebih banyak memiliki uang senilai Rp50.000 di tabungannya.

Mencemaskan keuangan ini didorong oleh rasa
kurangnya mengontrol emosi dan kurangnya pemahaman tentang mengelola keuangan.
Ketika kamu memiliki penghalang berupa kebiasaan menabung, rasa cemas tersebut
akan berkurang perlahan-lahan.

Menanyakan Pertanyaan Bodoh

Sama seperti menabung, memiliki pemahaman
finansial membantu mengurangi akan rasa cemas terhadap finansial. Cari tahu
apapun apapun tentang keuangan, memanfaatkan pengetahuan finansial tersebut di
kehidupan sehari-hari. Jika perlu, tanyakan hal-hal bodoh terkait finansial
pada dirimu yang nantinya kamu sendiri yang harus mencari jawabannya.

Jangan takut untuk menanyakan pertanyaan bodoh tentang keuangan. Sebodoh apapun pertanyaannya, kamu akan menemukan jawabannya jika memiliki niat untuk belajar. Ada banyak tips-tips finansial penting di kehidupan sehari-hari yang bisa ditonton di Youtube atau jika kamu suka membaca, buku bisa menjadi alternatif untuk mempelajari finansial, dari yang paling dasar hingga yang paling kompleks.

Jika kamu terlalu sibuk untuk membaca buku,
platform investasi reksa dana dan invetasi saham Ajaib menyediakan kanal blog
yang isinya artikel seputar finansial seperti investasi, perencanaan keuangan,
pajak, saham, properti, hingga bisnis & kerja sampingan yang bisa diakses
tanpa batas. Hal yang perlu kamu lakukan adalah menanyakan pertanyaan bodoh
tentang finansial kemudian cari jawaban pertanyaan tersebut.

Berbicara dengan Seseorang

Melunasi utang terkadang menjadi hal yang menakutkan bagi sejumlah individu, tapi menurut sebuah survei kepada 2.000 responden, seperlima dari mereka mengaku melunasi utang menjadi perhatian utama di kehidupan finansial mereka. Hal ini memicu kebiasaan mencemaskan keuangan yang tidak sehat.

Untuk mengurangi kecemasan karena hutang
atau kondisi finansial yang sedang tidak baik, mulai berbicara dengan orang
terdekat, seperti sahabat yang kamu percaya, pasangan, atau keluarga. Kamu juga
bisa berbicara kepada HRD kantor apabila kecemasan ini mempengaruhi efektivitas
dalam bekerja, bahkan bukan tidak mungkin jika perusahaan tempat kamu bekerja
bisa membantu kondisi finansial tersebut.

Namun untuk melakukan ini ada etikanya.
Bicaralah dari awal tentang kondisi finansial saat ini dan jelaskan secara
jujur masalah yang kamu hadapi. Entah itu utang kartu kredit yang tinggi atau
pengeluaran tidak terduga dengan nominal yang besar. Jika kamu membutuhkan dana
tambahan, tanyakan ke HRD apakah perusahaan menyediakan opsi tersebut yang
nantinya bisa dibayar dengan sistem yang lebih ringan dibandingkan harus
meminjam di bank.

Menilai Ulang Hubungan yang Tidak Sehat

Survei yang sama mengungkapkan sebanyak 41% responden tidak mampu mengakomodasi gaya hidup yang mereka jalankan saat ini adalah salah satu kecemasan yang paling sering dirasakan.

Kebiasaan menjalani gaya hidup di luar
kemampuan finansial kerap terjadi di kota-kota besar, terlebih pada generasi
milenial dikarenakan peer pressure yang diciptakan oleh lingkungan,
seperti rekan kerja atau lingkungan pertemanan lainnya. Menilai ulang hubungan
yang tidak sehat ini adalah satu cara untuk mengatasi masalah mencemaskan
keuangan.

Menurut penelitian di situs website
Totaljobs menemukan bahwa rata-rata pekerja di Inggris mengeluarkan sekitar
£500 atau sekitar Rp8.853.761 per tahunnya untuk dihabiskan di bar atau
kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan. Dengan membuat saringan dan
selektif terhadap lingkungan sosial, kamu bisa menghemat uang lebih banyak.
Namun, jika gaya hidup lingkungan kerja kamu seperti ini, solusi terbaik adalah
dengan mencari tempat kerja yang memiliki lingkungan finansial yang sehat.

Keputusan yang sama juga harus diterapkan
di lingkungan di luar lingkungan kerja, misalnya teman dekat atau keluarga.
Jika dirasa gaya hidup mereka melebihi kemampuan finansial, coba untuk
menjelaskan hal yang sesungguhnya atau merekomendasikan kegiatan yang sekiranya
jauh lebih terjangkau.

Tidak memiliki rencana keuangan bisa
menjadi masalah yang mempengaruhi kesehatanmu. Nah, untuk membantumu mengelola
ekuangan dengan berinvestasi, coba cari penghasilan pasif di Ajaib. Layanan perdagangan
saham di Ajaib tanpa minimal deposit untuk membuka rekening saham dan juga kamu
bisa membeli reksa dana dengan mulai dari Rp10 ribu. Dijamin aman karena
terdaftar di Indonesia Stock Exchange (IDX) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).





Source link

0 comments on “5 Tips Berhenti Mencemaskan Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *