Tuesday, 29 September, 2020

6 Ciri Kamu Menjadi Target Penipuan Oknum PayLater Traveloka



Sumber: Traveloka

Ajaib.co.id – Didirikan sejak tahun 2012, Traveloka menjadi salah satu perusahaan startup asal Indonesia yang berstatus unicorn. Perusahaan travel ini adalah salah satu perusahaan travel terbesar di Indonesia dan mulai mengekspansi layanannya ke negara-negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina. 

Salah satu fasilitas yang menarik banyak minat orang untuk menggunakannya adalah fasilitas PayLater Traveloka. PayLater Traveloka adalah fasilitas keuangan yang disediakan oleh Traveloka, yang memungkinkan pengguna untuk memilih metode pembayaran dengan cicilan tanpa kartu kredit atau yang umum dikenal dengan kredit online

Fasilitas PayLater Traveloka ini dapat membantu pengguna untuk mewujudkan liburan dadakan dengan nyaman dan bebas ribet. Setiap pengguna aplikasi Traveloka dapat membeli tiket dan produk-produk lainnya tanpa bayar terlebih dahulu. 

Pengguna dapat membayar tagihan yang telah dilakukan dengan cara membayarnya setiap bulan hingga lunas. Metode pembayaran ini berlaku untuk semua produk yang tersedia di Traveloka, kecuali untuk beberapa produk seperti pembayaran tagihan atau utilitas dan top-up pulsa.

Dengan transaksi yang sepenuhnya online, banyak oknum penipuan yang memanfaatkan ketidaktahuan pengguna untuk mengakses akun pengguna melalui berbagai cara. Namun, kamu bisa mengenali ciri-ciri jika kamu sedang menjadi target penipuan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai perwakilan dari PayLater Traveloka.

Indikasi berikut didapatkan dari situs resmi Traveloka, ini dia ciri-ciri jika kamu menjadi target penipuan oknum-oknum tersebut:  

1. Seseorang menelepon dan menanyakan data pribadi kamu.

Jika ada seseorang yang menelpon dan menanyakan identitas yang bersifat ‘pribadi’ seperti nomor KTP, nomor kartu kredit, atau nomor pin transaksi, jangan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. 

Oknum yang biasanya mengatasnamakan dirinya sebagai pegawai Traveloka ini tidak seharusnya menanyakan hal tersebut ke pelanggan. Dan jangan mau untuk memberikan data-data tersebut, karena oknum tersebut dapat meretas akunmu dari jauh. 

Indikasi ini bisa kamu jadikan peringatan dini dalam hal penipuan, ingatlah untuk tidak memberikan informasi yang berkaitan dengan keamanan rekening dan akun Traveloka-mu, jika sudah terasa janggal, akhiri pembicaraan dan segera blokir nomor telepon tersebut. 

2. Kamu menerima SMS berisi OTP atau konfirmasi untuk sebuah pinjaman yang tidak pernah kamu lakukan.

Untuk mengakses ke akun dan konfirmasi pembayaran, sistem akan secara otomatis mengirim pesan teks atau SMS yang berisi One-Time Password (OTP) yang berisi empat hingga enam angka untuk dimasukkan di aplikasi saat mencoba mengakses akun. 

Jika kamu tiba-tiba menerima pesan teks berisi OTP, maka ada seseorang yang mencoba untuk mengakses ke akun Traveloka-mu. Apalagi, jika kamu tidak sedang mencoba melakukan transaksi apapun.

Segeralah untuk mengganti password-mu saat itu juga, dan jangan berikan atau tunjukkan kode OTP tersebut ke siapapun, bahkan jika ada seseorang yang mengaku sebagai pegawai PayLater Traveloka. 

Karena, sesuai dengan saran yang diberikan di website Traveloka, tidak ada yang berhak untuk mendapatkan dan mengakses kode OTP kecuali kamu. 

3. Kamu menerima SMS/email yang menyatakan adanya usaha untuk mengganti password atau masuk ke akun Traveloka kamu dari lokasi yang tidak diketahui.

Salah satu yang bisa membuat akunmu diretas adalah password yang diubah tanpa sepengetahuanmu. Biasanya, oknum penipuan mencoba untuk mengganti password dengan mencobanya beberapa kali.

Sistem Traveloka akan mengirimkan notifikasi atau peringatan jika ada seseorang yang mencoba untuk masuk ke akunmu. Juga, adanya login di perangkat terbaru dengan lokasi yang tidak kamu ketahui. 

Cepatlah untuk masuk ke akunmu, ganti password dan pilih opsi ‘keluar dari semua perangkat’ untuk mengamankan akun Traveloka-mu. 

4. Kamu menerima SMS/email/instruksi untuk membuka website yang tidak jelas, di mana kamu diminta untuk memasukkan username/password/OTP Traveloka kamu.

Oknum penipuan melakukan segala cara untuk dapat mengakses dan meretas akun Traveloka-mu. Mereka akan mengirimkan pesan teks berisi link untuk me-reset password bersamaan dengan instruksi yang terlihat meyakinkan. 

Pastikan kamu selalu me-reset password melalui website resmi Traveloka di traveloka.com, jangan memasukkan username atau password-mu di website sembarangan. Jika kamu menerima email yang tampak dari Traveloka, lihatlah alamat email yang mengirim. 

Agen Traveloka resmi tidak akan meminta kode OTP-mu kecuali kamu sedang melakukan transaksi di website resmi. Jika kamu menerima email, cepat kunjungi website resmi Traveloka dan langsung menanyakannya ke call center resmi Traveloka. 

5. Seseorang menawarkan jasa gestun pada kamu.

Salah satu cara oknum untuk melakukan kegiatan kriminalnya adalah dengan menawarkan jasa gesek tunai (atau disingkat gestun). Oknum akan mengiming-imingi sejumlah promo menarik, potongan harga, dan liburan gratis jika kamu bersedia melakukan transaksi dengan metode gestun. 

Agen resmi Traveloka tidak akan memberimu opsi ini, Traveloka hanya melakukan transaksi melalui website-nya, kecuali jika kamu memilih metode ‘bayar di hotel’, itu pun kamu sendiri yang harus melakukan reservasi dan membayarnya ketika tiba di hotel.  

6. Indikasi lain yang menurut kamu ganjil, seperti email konfirmasi untuk pesanan yang tidak kamu lakukan.

Jika kamu memeriksa email dan mendapatkan email konfirmasi pesanan yang tidak kamu lakukan, jangan panik. Jangan klik link atau gambar yang ada di email tersebut. Lakukan pemeriksaan langsung melalui website

Periksa di histori pembelian, jika tidak ada histori pembelian sesuai dengan email yang kamu terima, maka dipastikan email tersebut adalah email penipuan yang harus segera kamu laporkan sebagai spam

Beberapa metode oknum penipuan melakukan cara untuk memuluskan rencana liciknya agar mendapatkan uang dari orang lain, pastikan akun Traveloka-mu tetap aman dan periksa terus histori transaksi di akun PayLater Traveloka milikmu. Jika kamu melihat ada transaksi yang tidak kamu lakukan, segera hubungi layanan konsumen Traveloka di traveloka.com/id-id/contactus.





Source link

0 comments on “6 Ciri Kamu Menjadi Target Penipuan Oknum PayLater Traveloka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *