Wednesday, 30 September, 2020

Inilah Mega Trend Teknologi di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru



Mega Trend Teknologi

Ajaib.co.id – Sepanjang masa, teknologi akan terus berkembang untuk memenuhi segala kebutuhan manusia.

Tidak jarang, inovasi tersebut menjadi mega trend teknologi yang kemudian digunakan banyak orang dan memberikan dampak signifikan dalam pola perilaku gaya hidup di bidang tertentu.

Kamu pasti menyadari bagaimana kehadiran media sosial (social media) seperti blog, Facebook atau Instagram kemudian juga menjadi peluang ekonomi bagi sebagian orang.

Berikut ini adalah mega trend teknologi yang semakin memudahkan transaksi keuangan masa kini.

Cashless Payment Mempermudah Transaksi Keuangan dengan Aman dan Praktis

Cashless payment atau pembayaran nontunai memang bukan barang baru. Kartu debit dan kredit sudah banyak sejak hitungan puluhan tahun lalu.

Tapi saat ini, penggunaan cashless payment telah menjadi mega trend teknologi yang hampir digunakan seluruh lapisan masyarakat. Khususnya, dengan dalam keberadaan dompet digital seperti Ovo, Dana, Gopay, Link dan lain sebagainya.

Fasilitas cashless payment hampir ditemukan pada semua penyedia barang dan jasa. Mulai dari membayar hotel, berbelanja hingga membayar transportasi dan lahan parkir.

Cashless payment bukan hanya hadir berupa produk dompet digital, tapi juga fasilitas paylater. Dengan paylater, kamu dapat berbelanja atau membayar dengan cara kredit tanpa harus memiliki kartu kredit.

Keberadaan dompet digital juga dianggap lebih praktis karena tidak harus menyediakan uang kembalian. Di masa pandemi seperti ini, pembayaran dengan cashless payment juga lebih disarankan, karena dapat meminimalisir kontak pada saat melakukan transaksi.

Digital Banking dengan Beragam Fitur Praktis Semakin Diminati Banyak Orang

Di industri perbankan mega trend teknologi yang semakin berkembang pesat adalah digital banking. Berbeda dengan mobile banking atau internet banking, digital banking tidak mengharuskan seseorang datang ke bank untuk melakukan pembukaan rekening.

Nasabah cukup men-download aplikasi secara online dan melakukan pendaftaran secara online juga.

Selain itu, berbeda dengan jenis rekening konvensional, digital banking tidak menyediakan buku tabungan.

Semua transaksi dapat dilakukan secara online melalui aplikasi dan semua fasilitas bank dapat dinikmati oleh nasabahnya. Beberapa produk digital banking antara lain adalah:

–         Jenius dari Bank BTPN

–         Digibank dari Bank DBS

–         TMRW dari Bank UOB

–         D-Save dari Bank Danamon

–         Permata-ME dari Bank Permata

Walaupun tidak mendapatkan buku tabungan atau rekening koran, nasabah digital banking tetap bisa mendapatkan kartu debit.

Kartu debit tersebut dapat digunakan untuk mengambil uang tunai atau transaksi di merchant-merchant yang telah berkerja sama. Selain itu, semua transaksi keuangan juga bisa dilakukan dengan mudah pada apllikasi digital banking.

Kamu bisa membagi saldo ke beberapa pos agar keuangan dapat lebih teratur. Selain itu, produk digital banking juga tidak mengenakan biaya administrasi untuk simpanan atau transfer antar bank dengan persyaratan tertentu.

Kamu juga bisa membuka tabungan mata uang asing, mengajukan pinjaman hingga membuka deposito langsung secara otomatis melalui aplikasi.

Untuk membuka rekening digital banking, kamu harus mempersiapkan kartu KTP, NPWP serta gadget yang memiliki fitur kamera. Semua ini diperlukan untuk memenuhi dokumen yang dibutuhkan saat membuka rekening.

Kamu tidak harus mengisi dan menandatangani banyak dokumen seperti saat membuka rekening di bank. Mungkin hanya diperlukan satu tanda tangan saja untuk verifikasi data.

Proses verifikasi bisa sangat beragam dan berbeda antara bank yang satu dengan lainnya.

–         Verifikasi dapat dilakukan dengan mendatangi booth digital banking yang disediakan di tempat-tempat tertentu.

–         Verifikasi data dapat dilakukan melalui video call dengan customer service secara online.

–         Verifikasi juga dapat dilakukan dengan melakukan perjanjian dengan pihak bank yang datang berkunjung ke alamat rumah atau kantor. Tapi sejak masa pandemi pilihan ini mungkin dibatasi.

–         Verifikasi dilakukan dengan mendatangi kantor cabang bank terdekat.

ChatBot: Kecerdasan Buatan Pengganti Customer Service

Sempat diberlakukan work from home oleh beberapa perusahaan, menjadi tantangan bagi sektor pelayanan pelanggan. Namun demikian, kondisi tersebut pada akhirnya membuat teknologi ChatBot banyak dijadikan pilihan untuk melayani pelanggan secara online.

ChatBot merupakan kecerdasan buatan untuk otomatisasi customer service. ChatBot dapat diakses oleh pelanggan atau konsumen yang membutuhkan bantuan pada website atau aplikasi perusahaan.

ChatBot berbentuk seperti platform chatroom, dimana pelanggan dapat memilih jenis keperluan layanan yang dibutuhkannya.

Biasanya, beberapa pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) akan mendapatkan respon otomatis. Selain dapat diakses dari mana saja, pelanggan tidak perlu mengantre lama untuk berkomunikasi dengan customer service.

Apabila kebutuhan atau pertanyaan pelanggan belum tersedia pada ChatBot, maka konsumen baru akan dihubungkan untuk chat dengan petugas customer service.

Di masa pandemi, di mana masyarakat masih berada dalam kondisi adaptasi kebiasaan baru, keberadan ChatBot dapat membantu melayani pelanggan yang berdiam di rumah saja.

Maka tidak mengherankan jika perusahaan besar seperti Telkomsel hingga online shop di marketplace saat ini sudah menggunakan mega trends teknologi ChatBot.

Aplikasi Virtual Meeting dapat Mengumpulkan Banyak Orang Tanpa Risiko Tertular Covid-19

Bukan hanya aplikasi aktualisasi diri seperti Tiktook atau musical.ly yang juga kian tren di masa pandemi ini. Zoom dan Google Meet, yang merupakan aplikasi meeting online, juga semakin banyak dimanfaatkan dan membuatnya menjadi salah satu mega trend teknologi di masa pandemi ini.

Beberapa hal yang dapat dilakukan dengan aplikasi pertemuan online ini antara lain:

–         Meeting online dengan rekan kantor.

–         Wawancara kerja atau wawancara untuk kebutuhan lainnya.

–         Acara silaturahmi dengan keluarga, rekan dan kerabat.

–         Seminar dan pelatihan online.

–         Membuat karya online secara kolaborasi, misalnya dalam bermusik dan berkesenian.

–         Penyelenggaraan acara tertentu seperti wisuda online, pernikahan online, bahkan pembagian award (penghargaan) online.

–         Nonton acara favorit bersama-sama misalnya film, konser atau acara olahraga.

Tidak saja dapat berinteraksi online dalam skala besar, aplikasi pertemuan online ini juga memungkinkan peserta pertemuan untuk berbagi dokumen, video serta tampilan layar.

Peserta juga dapat memilih menyalakan atau mematikan speaker dan kamera untuk menjaga privasi.

Walaupun demikian, untuk pertemuan skala besar, diperlukan seorang moderator yang cakap dan handal untuk mengatur situasi dan teknis agar proses pertemuan nyaman bagi semua pihak.

Selain itu, sebelum menggunakan aplikasi pertemuan online, setiap peserta harus memastikan bahwa mereka memiliki jaringan internet yang stabil dan kuota yang mencukupi.





Source link

0 comments on “Inilah Mega Trend Teknologi di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *