Wednesday, 30 September, 2020

Mengenal Istilah-Istilah yang Ada di Bursa Saham



Ajaib.co.id – Melakukan investasi saat ini memang bukanlah hal yang sulit. Namun tentunya ketika kamu melakukan investasi, khususnya investasi saham tentunya harus memahami istilah yang ada di bursa saham.

Hal ini karena ada banyak kegiatan investasi saham atau trading yang memiliki istilah-istilah yang tidak dipahami oleh publik. Maka dari itu, agar kamu tidak salah ketika melakukan investasi caranya adalah dengan mengenali istilah di bursa saham.

Bursa saham atau yang dikenal dengan pasar modal merupakan tempat berkumpulnya para investor yang akan melakukan transaksi jual beli saham. Pasar modal juga memiliki valuasi yang cukup volatile atau mudah terdorong oleh sentimen.

Maka dari itu, kala kamu akan menginvestasikan dana, ada baiknya jika kamu paham istilah-istilahnya agar kamu tidak mengalami kerugian.

Bursa saham di Indonesia dikenal dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan banyak penawaran saham yang bisa kamu koleksi dalam daftar portofolio kamu. Tentunya untuk membeli, kamu harus terdaftar dulu sebagai investor pasar modal.

Namun, minimnya pengetahuan investor mengenai istilah bursa saham sering membuat kebanyakan investor mengalami kegagalan dalam menjalani investasinya.

Dengan kamu mengetahui istilah-istilah pada bursa saham, kamu tentunya akan meminimalisir kerugian akibat penipuan yang dikarenakan ketidaktahuan kamu mengenai istilah pasar modal yang ada.

Nah, lalu apa saja istilah bursa saham yang perlu kamu ketahui sebagai seorang investor? Simak beberapa istilah penting di bursa saham yang perlu kamu ketahui :

1.    Akuisisi

Akuisisi merupakan proses pengambilalihan sebuah perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan lain dengan cara melakukan pembelian saham perusahaan tersebut.

2.    Annual report

Annual Report merupakan sebuah laporan keuangan yang dilakukan setiap satu tahun sekali di mana laporan ini sudah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

3.    Auto rejection

Auto rejection merupapakan kebijakan bursa efek dalam memberikan sebuah batasan dari pergerakan harga saham seperti pada saat posisi naik dan turun.

4.    Bearish

Bearish merupakan indikasi harga saham yang menunjukkan keadaan turun.

5.    Bid

Bid merupakan bentuk dari penawaran yang diminta oleh beberapa pihak dari para pembeli saham.

6.    Blue chip

Blue chip merupakan sekumpulan saham unggulan dari perusahaan-perusahaan profesional yang memiliki reputasi baik dan mudah untuk diperjualbelikan. Atau dengan kapitalis pasar di atas Rp10 triliun.

7.    Broker

Broker merupakan sebuah perusahaan atau individu yang menjalani pekerjaan sebagai seorang perantara yang menjembatani pembelian saham antara investor dan perusahaan di pasar modal.

8.    Bullish

Bullish merupakan lawan kata bearish yang artinya harga saham yang menunjukkan keadaan naik.

9.    Bursa saham

Bursa saham adalah pihak atau pasar yang menyediakan, mengadakan dan menjadi wadah bagi para investor untuk menjual dan membeli saham.

10. Buyback

Buyback adalah upaya yang dilakukan korporsi untuk melakukan pembelian kembali obligasi atau saham yang masih beredar. Buyback ini dilakukan oleh emiten dengan alasan dan tujuan yang beragam.

11. Capital gain

Capital gain merupakan harga saham yang berlaku ketika membeli saham lebih kecil dari harga ketika menjual.

12. Capital loss

Capital loss adalah harga saham ketika membeli saham lebih besar dari harga ketika menjual.

13. Capital market

Capital market adalah kegiatan perdagangan dengan menjual surat-surat yang berharga.

14. Closing price

Closing price merupakan jumlah harga total untuk penutupan efek yang ada di bursa.

15. Cut loss

Cut loss adalah tindakan menjual seluruh atau sebagian saham yang berada pada posisi rugi dengan tujuan meminimalisir kerugian yang diprediksi akan lebih besar.

16. Emiten

Emiten merupakan sebuah perusahaan yang telah mencatatkan jumlah sahamnya pada bursa efek.

17. IHSG (Index Harga Saham Gabungan)

IHSG merupakan indikator gabungan dari seluruh pergerakan harga saham yang ada pada Bursa Efek Indonesia.

18. Investor

Investor merupakan individu atau perusahaan yang melakukan penanaman uang, dana atau modal pada emiten dengan mengharapkan profit atau imbal hasil.

19. IPO (Initial Public Offering)

IPO adalah penawaran pasar perdana di dalam dunia pasar modal dimana sebuah emiten melakukan pencatatan perdana agar sahamnya bisa dimiliki publik.

20. Kustodian

Kustodian adalah perusahaan atau individu yang menyimpan semua asset-aset berupa surat-surat berharga.

21. Lot

Lot adalah jumlah ataupun satuan minimal dalam penjualan atau pembelian saham. Umumya 1 lot sama dengan 100 lembar saham.

22. Margin Trading

Margin trading merupakan perdagangan saham dimana sebagian modalnya merupakan pinjaman dari seorang atau perusahaan broker yang memberikan jaminan saham yang sudah dibeli.

23. Offer

Offer adalah bentuk dari penawaran yang diminta oleh pihak investor (penanam modal) yang menjual sahamnya.

24. Open price

Open price adalah jumlah daripada harga pembukaan efek yang ada di bursa saham.

25. Stock split

Stock split merupakan bentuk pemecahan satuan unit saham dimana setiap satu unit tersebut dipecah menjadi lebih dari satu unit. Stock split bertujuan untuk menambah jumlah saham yang ada.

Itulah beberapa istilah dalam bursa saham yang perlu kamu ketahui. Di antara itu, ada banyak lagi istilah bursa saham lainnya yang ada di pasar modal. Namun, istilah-istilah bursa saham tersebut sudah cukup untuk kamu pahami sebagai pemula.

Selanjutnya, kamu hanya perlu memahami istilah bursa saham tersebut dengan melakukan banyak praktek trading. Selanjutnya perlahan istilah tersebut akan kamu serap dan kamu pahami saat kamu benar-benar serius menekuni dunia pasar modal.





Source link

0 comments on “Mengenal Istilah-Istilah yang Ada di Bursa Saham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *